Saat mengirim pesan, Ray merasa perlu memisahkan nama dan lokasi penerima. Ia pun mencari lambang yang tepat. Tanpa pikir panjang, ia cuma butuh waktu 3-4 menit, pilihan jatuh pada tanda @. Akhirnya, terciptalah format e-mail yang dipakai hingga sekarang.
Dibaca apa lambang itu? Lumrah lambang itu dibaca at, yang dalam bahasa Indonesia berarti di. Kadang pula kita mendengar istilah "a keong" untuk membaca @. Dalam bahasa lain, bahasa Belanda misalnya, @ disebut "apestaart" yang artinya ekor kera. Dalam bahasa Yunani, lambang itu disebut "papaki", alias bebek kecil. Memang banyak sebutan untuk si keong ini.

0 komentar:
Posting Komentar